10 Cara untuk Mengenali Barang Bermerk Tiruan atau Palsu

Dalam kehidupan sehari-hari kita pasti mengalami kebimbangan dalam memutuskan suatu keputusan. Setiap keputusan yang diambil pasti ada keuntungan atau kerugiannya. Begitu pula saat kita akan membeli barang untuk keperluan kita. Kita harus sangat teliti agar tidak tertipu barang palsu yang tentu saja sangat merugikan. Kita sering menemukan kasus ini seperti pada saat memilih situs judi bola resmi. Barang bermerk layaknya situs judi bola resmi yang berlisensi. Agen judi bola yang kurang benar akan menipu kita saat transaksi deposit dan witdraw. Perlu diketahui bahwa permainan judi bola merupakan salah satu yang terbesar di dunia layaknya barang bermerk dimana orang berbondong-bondong banyak yang mencari. Sedangkan barang palsu merugikan kita dalam hal kualitas yang lebih mudah rusak. Pastikan kamu memilih situs judi bola dan barang bermerk yang asli ya! Berikut beberapa hal yang diperlukan untuk mengamati barang bermerk benar-benar asli.

1. Jahitan. Jika produk yang Anda pegang orisinil, jahitannya akan tampak jauh lebih bersih daripada barang tiruan. Jahitan pada barang orisinil akan terlihat lurus dan memiliki lebih banyak jahitan per centimeter persegi. Barang-barang palsu memiliki lebih sedikit jahitan dan tidak akan selurus barang orisinil.

2. Pengunci (fastenings). Berhati-hatilah dengan ritsleting dan kancing tekan pada tas dan jaket desainer. Kancing pada barang palsu cenderung mengkilap, ringan, dan mudah pecah atau terkelupas setelah digunakan secara berlebihan. Barang yang orisinil akan menggunakan lapisan matte untuk ritsleting dan kancingnya. Saat digunakan, fastenings seharusnya terasa berat dan ritsleting seharusnya lancar saat digunakan.

3. Logo. Cara termudah untuk menemukan barang palsu mungkin adalah dengan melihat desain logonya. Logo pada merek desainer harus terlihat sempurna; seharusnya tidak ada detail yang hilang dari nama perusahaan atau ikon logo. Barang palsu bahkan mungkin tidak memiliki logo dan malah akan mencoba menipu konsumen berdasarkan warna dan bentuk produk. Banyak merek kelas atas akan memiliki logo logam atau logo kulit, sementara beberapa merek sering mencap logo mereka pada produknya.

4. Kancing. Saat Anda akan membeli jaket atau baju dengan kancing (seperti kemeja), periksa kancingnya jika Anda tidak yakin barang tersebut asli atau palsu. Kancing produk orisinil akan memiliki ukiran nama perusahaan, sementara barang palsu akan menggunakan kancing yang terbuat dari plastik murah dan ringan yang tidak berlabel. Kancing-kancing tersebut juga seharusnya terjahit dengan kuat jika barangnya asli.

5. Kulit. Salah satu cara termudah lainnya untuk menemukan barang palsu adalah dengan mengenali apakah produk tersebut dibuat dari kulit asli atau tidak. Gerakkan tangan Anda di atas permukaan barang. Jika permukaannya terasa halus dan rata, maka kemungkinan produk tersebut palsu. Kulit asli akan memiliki tekstur yang sedikit tidak rata. Aroma kulit asli juga akan sangat kentara jika barang tersebut baru. Kemudian, lihatlah apakah materialnya mengkilap. Jika demikian, maka kemungkinan produk ini adalah palsu karena kulit asli tidak memiliki lapisan mengkilap.

6. Ejaan. Sementara banyak penipu telah meningkatkan kualitas saat membuat barang palsu, terkadang ada kesalahan ejaan pada produk palsu. Saat melihat logonya, pastikan bahwa nama merek dieja dengan benar. Jangan lupa untuk memeriksa label untuk melihat apakah ejaannya benar juga.

7. Bahan. Jika barang tersebut tidak terbuat dari kulit, pastikan untuk menilai jenis kain yang digunakan. Bahan-bahan asli harus terasa berbobot dan berkualitas lebih baik. Bahan tidak boleh memiliki serabut yang bisa ditarik atau robekan, juga warnanya tidak seharusnya memudar atau tidak rata. Seringkali merek desainer memasukkan desain logo mereka pada interior kain, jadi pastikan untuk memeriksa detail kecil ini.

8. Pengemasan. Pernahkah Anda membeli headphone Beats, apa pun dari Apple, atau tas Coach? Satu hal yang sama dari masing-masing item ini adalah kemasan yang berkualitas tinggi. Kemasan barang-barang orisinil harus terbuat dari bahan yang kokoh dan barang tersebut harus pas di dalam bingkainya. Banyak perusahaan menghabiskan jutaan dolar untuk kemasan mereka untuk memastikan bahwa produk tersebut terjamin keamanannya. Periksalah tas serut kain dan kertas tisu berlogo dalam kemasan karena biasanya barang palsu tidak memilikinya.

9. Harga. Jika harga pada produk desainer terlalu indah untuk menjadi kenyataan, maka kemungkinan barang tersebut palsu. Anda mungkin perlu melakukan riset tambahan dan mengecek secara online untuk mengetahui apakah perusahaan menjual produk tersebut atau tidak. Sebagian besar merek desainer tidak akan mendiskon produk mereka secara besar-besaran, jadi jika Anda melihat barang yang didiskon hampir 75% dari harga aslinya, berhati-hatilah. Lihat juga apakah label harganya memiliki logo merek? Jika labelnya terlihat terlalu umum, maka produk tersebut kemungkinan besar palsu.

10. Barang Pelengkap. Selalu pastikan bahwa semua barang pelengkap disertakan dalam kemasan. Produk teknologi seperti laptop, headphone, speaker, dan bahkan peralatan dapur semuanya akan memiliki buku panduan yang sesuai. Periksa bahwa semua bagian produk yang termasuk dalam pembelian ada dalam kemasan. Periksa baterai (jika termasuk), remote, kabel, dan informasi garansi.