Jersey NHL New Adizero Palsu vs Lisensi Resmi (Bagian 2)

Sambungan…

  • Fight Strap

Tiruan: Fight strap dijahit dengan persegi panjang kecil yang memiliki tambahan kain yang menggantung. Bahannya tipis, pendek dan elastis dengan hanya memiliki satu kancing. Jika dilihat dari luar, fight strap dijahit sangat tinggi pada jersey dan bentuknya persegi panjang kecil dengan jahitan dari sudut ke sudut.

Asli: Fight strap dijahit zig-zaga pada jersey melalui kain kepar putih persegi panjang. Fight strap Adizero menggunakan bahan yang lebih tebal yang memiliki sedikit atau tanpa peregangan sama sekali. Ia juga dilengkapi dua kancing untuk menyesuaikan panjang tali. Dari luar, jahitan terlihat sebagai persegi panjang besar dengan persegi panjang lebih kecil di dalamnya. Semua jahitan pada fight strap akan selalu terlihat sebagai zig-zag yang bersih.

  • Logo Adidas di Bagian Leher

Tiruan: Terbuat dari bahan mengkilap yang tidak cocok dengan warna jersey.

Asli: Dibordir pada patch yang warnanya sama dengan jersey.

  • Warna dan Detail Jersey

Tiruan: Barang tiruan tidak memiliki warna benang emas yang tepat untuk lambang, garis lengan dan abu-abu dari jersey juga terlalu terang. Warna-warnanya tidak mewakili warna tim resmi. Anda juga dapat melihat bahwa pola lengan sangat jelas. Juga ada warna merah di bagian ketiak yang jelas tidak akurat. Titik-titik putih pada bagian bahunya hanya disablon.

Asli: Warna-warnanya cerah dan akurat dengan warna-warna tim. Pola lengannya lebih halus dan di bagian ketiaknya adalah bahan mesh (jala) warna abu-abu. Titik-titik di bagian bahu sebenarnya lekukan-lekukan kecil di kain, hampir seperti pada bola golf.

  • Kustomisasi

Tiruan: Angka-angkanya adalah bahan semacam plastik yang disulam pada jersey dengan “perforasi” yang disablon terlalu besar dan bahkan tidak lurus. Jika Anda lihat dari bagian dalam, Anda bisa melihat lapisan kertas putih serta bordir yang tidak rapi.

Asli: Angka-angkanya terbuat dari kain kepar berlapis yang indah dengan perforasi aktual dan dijahit zig-zag secara profesional pada jersey. Di bagian dalam jersey, Anda akan melihat jahitan zig-zag yang bagus dan bersih yang membingkai angka-angkanya.

  • Perbedaan unik

Tiruan: Seperti yang Anda lihat, terlepas dari warna yang salah, garis pinggangnya memiliki pola yang sama dengan bagian lengan yang jelas tidak akurat. Jersey ini juga tidak menampilkan logo Adidas di sudut bawah meskipun beberapa pemalsu lainnya mencantumkan logo yang terlalu besar.

Asli: Warnanya benar, tidak ada pola di garis pinggang, serta ada “tombol” Adidas.

UPDATE: Adidas telah membuat keputusan untuk menghilangkan “tombol” Adidas dari semua jersey yang akan mereka produksi di masa mendatang. “Tombol” ini akan dihilangkan secara perlahan-lahan.

Mudah-mudahan, sekarang Anda dapat melihat betapa berbedanya jersey asli Adidas dan tiruannya. Secara keseluruhan, produk resmi terlihat lebih bagus dan kualitasnya jauh lebih baik. Memproduksi dan membeli barang tiruan adalah ilegal dan perlu dihentikan.

Jersey NHL Adizero Palsu vs Lisensi Resmi (Bagian 1)

Anda pasti pernah bertemu dengan orang yang berkata, “Sama seperti yang asli kok! Tidak ada yang tahu bedanya!” tentang jersey palsu mereka. Orang-orang seperti itu jelas salah kaprah. Para pembuat jersey palsu segera mulai memproduksi jersey Adidas keluaran terbaru, tetapi seperti yang akan Anda temukan, kualitas produk mereka sama jeleknya dengan produk palsu lainnya. Membeli jersey palsu membuat Anda terlihat buruk karena sejumlah alasan, termasuk fakta bahwa Anda akan terlihat buruk saat mengenakannya dan Anda mendukung industri ilegal yang digerakkan oleh penjahat. Alasan jersey palsu harganya sangat murah adalah karena fakta bahwa jersey tersebut terbuat dari bahan berkualitas rendah, dan menampilkan sejumlah aspek yang salah. Dalam artikel ini, kita akan melihat perbedaan antara jersey NHL Adidas Adizero berlisensi resmi dan yang palsu. Sebagian besar perbedaan yang terlihat dalam disini akan berlaku untuk semua merek jersey yang dipalsukan.

Di setiap gambar, jersey NHL palsu ditampilkan di sebelah kiri dan jersey NHL Adidas Adizero asli ditampilkan di sebelah kanan.

Catatan: Artikel ini dimaksudkan untuk digunakan sebagai panduan yang dapat membantu Anda mengidentifikasi apa saja yang harus dicari saat membeli kaus hoki NHL resmi berlisensi. Jika Anda tidak yakin apakah jersey tersebut asli, mintalah pendapat kedua dari kolektor / pembeli jersey yang berpengalaman.

  • Label di Bagian Leher

Tiruan: Jersey tiruan menunjukkan perbedaan yang jelas dengan jersey resmi. Label ukuran pada garis leher tidak merentang dari ujung ke ujung, jahitan logo Adidas terlihat jelas, dan kata Vegas di bagian atas benar-benar aneh. Jersey tersebut bahkan dinyatakan Made in China.

Asli: Label ukuran pada garis leher merentang sepanjang kerah, logo “climalite” tertera di bawahnya dan kata Vegas di leher terbuat dari bahan lembut seperti karet dengan font yang akurat. Semua jersey Adizero ritel dibuat di Indonesia.

  • NHL Shield (Lambang Perisai NHL)

Tiruan: NHL Shield-nya adalah tambalan plastik yang tidak pas di tengah, dengan jahitan yang tidak rapi di tepiannya.

Asli: NHL Shield berada tepat di tengah dan direkatkan ke jersey dengan metode heat-press, dan terbuat dari bahan Chroma-Flex.

  • Team Crest (Lambang Tim)

Tiruan: Lambangnya menggelembung dan terbuat dari kombinasi bordir dan bahan seperti plastik. Dalam hal ini, lambang tidak menampilkan banyak detail yang dapat Anda temukan di lambang resmi seperti pola bunga (perhatikan bagian hitam). Benang emas yang digunakan di sini tidak memiliki kilauan yang sama dengan lambang resmi dan bahkan bukan warna yang benar. Dengan melihat bagian dalam jersey, Anda dapat menemukan bahwa sebagian besar lambang disulam langsung ke jersey dengan bahan seperti kertas.

Asli: Lambangnya adalah patch (tambalan kepar) yang halus dan bersulam yang dijahit ke jersey. Lambang tersebut menampilkan semua detail yang benar termasuk pola bunga dan warna emas yang berkilau. Jika Anda lihat dari bagian dalam, hanya garis luarnya saja yang dijahit langsung ke jersey.

Bersambung ke bagian 2…